How to win customers’ loyalty: types of loyalty programs

Semua pebisnis pasti ingin bisnisnya berhasil. Namun, keadaan pasar yang tidak menentu terkadang membuat usaha kecil-menengah sulit untuk bertahan. Untuk dapat bersaing, perusahaan kecil yang tidak memiliki anggaran marketing yang cukup besar harus punya fokus untuk membangun komunitas pelanggan yang kuat. Untuk mendapatkan pelanggan yang setia, setiap bisnis harus merencanakan program loyalitas pelanggan yang baik.

Ada berbagai macam strategi yang dapat dibuat untuk membuat program loyalitas pelanggan. Tidak semua strategi program loyalitas pelanggan akan berhasil untuk semua jenis bisnis. Beberapa program hanya tepat untuk beberapa jenis bisnis saja. Contohnya, menggunakan stiker kupon akan berhasil untuk perusahaan yang hanya memiliki servis atau produk yang terbatas.

7 Tipe Program Loyalitas Pelanggan yang Dapat Digunakan Untuk Bisnis Anda

Apakah Anda sedang membuat program loyalitas untuk pelanggan Anda? Membuat program tersebut dapat membuat para pelanggan anda kembali menggunakan jasa atau produk Anda. Berikut adalah tujuh tipe dari program loyalitas pelanggan yang dapat anda coba.

1. Kartu Stempel atau Stiker Kupon

Loyalty cards

Kartu stempel atau stiker kupon adalah salah satu program loyalitas pelanggan yang sering digunakan. Kartu stempel adalah salah satu alat yang mudah dibuat. Anda hanya memerlukan sebuah kartu untuk diberikan kepada pelanggan anda sebagai pencatatan jumlah order (atau transaksi lainnya) yang dilakukan. Metode yang digunakan bisa berupa stempel ataupun stiker. Setelah melakukan jumlah transaksi tertentu, pelanggan dapat mengambil hadiah atau manfaatnya seperti transaksi gratis, souvenir atau harga diskon di kemudian hari.

Berikut adalah bisnis yang dapat mengambil banyak keuntungan dari kartu stempel:

  • Restoran;
  • Jasa (seperti spa atau pengiriman barang); atau
  • Kafe.

2. Sistem Poin

Sistem poin adalah cara yang baik untuk membangun program loyalitas pelanggan. Sistem poin biasanya berupa kartu fisik ataupun digital. Poin yang didapatkan bergantung dari pembelian pelanggan. Metode yang biasa dilakukan adalah dengan mengumpulkan poin dari pembelian sejumlah barang atau jasa berdasarkan jumlah harga transaksi yang telah diselesaikan. Poin-poin yang telah didapat tersebut kemudian dapat ditukarkan. Sistem poin termasuk cara yang sederhana dan mudah dilakukan, sehingga akan cocok untuk berbagai jenis bisnis.

3.Sistem Level

Sistem level juga dapat dilakukan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan loyalitas pelanggan. Sistem level dilakukan dengan melihat jumlah total uang yang telah pelanggan habiskan dalam membeli produk atau jasa anda. Semakin besar level yang didapatkan pelanggan anda, maka akan semakin besar hadiah yang didapatkan. Tipe program loyalitas pelanggan ini cocok diterapkan untuk bisnis yang menjual produk.

4.Sistem Keanggotaan

Win customers with membership programs

Beberapa bisnis juga menerapkan sistem keanggotaan, dimana setiap pelanggan dapat dibedakan menjadi yang “spesial” ataupun tidak. Sistem keanggotaan pada suatu perusahaan biasanya memberikan keuntungan dan fasilitas tertentu untuk para anggotanya. Bisnis yang tidak memiliki keanggotaan, pada umumnya hanya akan memberikan insentif pada pelanggannya.

Beberapa contoh keuntungan pelanggan ketika mendaftar menjadi anggota:

  • Potongan harga;
  • Opsi tambahan dalam pilihan jasanya; or
  • Perks, seperti pengiriman gratis atau VIP customer service.

5. Kupon Hadiah dan Potongan Harga

Kupon hadiah dan potongan harga merupakan cara yang banyak dilakukan oleh berbagai macam bisnis untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Sistem ini tidak mengeluarkan banyak biaya, hanya membutuhkan cetak kupon yang diberikan kepada pelangggan. Selain itu, Anda dapat menawarkan jasa atau produk yang kurang populer melalui kupon hadiah tersebut dan memberikan kesempatan pada pelanggan untuk mencobanya. Sistem ini dapat membuat transaksi pada bisnis Anda bertambah. Hampir semua bisnis dapat menggunakan kupon hadiah dan potongan harga.

6. Hadiah Barang Bermerk

Beberapa bisnis bekerja sama dengan barang-barang dari bisnis non-kompetitor mereka untuk program loyalitas pelanggan. Pada dasarnya, sistem ini hampir sama seperti sistem poin, kecuali pada apa yang diberikan juga dapat berupa barang-barang branded atau bermerk.

Tipe program loyalitas pelanggan ini dapat memberikan pelanggan lebih insentif agar berfokus terhadap suatu lingkaran bisnis yang saling berhubungan satu sama lain. Ini dapat berpotensial untuk menambah tingkat sales dari berbagai macam produk. Pemasaran ini dilakukan dengan biaya yang ditanggung antar perusahaan sehingga bebannya tidak terlalu berat. Dengan demikian, ini merupakan win-win solution untuk semuanya. Bisnis yang dapat bekerja sama biasanya yang tidak saling berkompetisi satu sama lain, jadi tidak mengurangi pendapatan satu sama lain.

7. Kartu Isi Ulang

Kartu yang dapat diisi ulang menjadi sesuatu yang populer di beberapa negara. Perlu digunakan sebuah kartu fisik yang dapat diisi ulang dengan uang, dan dapat berfungsi sebagaimana layaknya uang. Dengan menggunakan kartu ini, perusahaan dapat menawarkan berbagai macam hadiah. Bisa seperti potongan harga, sistem poin ataupun hadiah souvenir yang dapat pelanggan tersebut dapatkan.

Karena kartu isi ulang mudah dan sederhana penggunaanya, kartu ini juga dapat digunakan untuk berbagai macam program. Beberapa perusahaan bahkan bekerja sama satu dengan lainnya dan memberikan keuntungan dari penggunaan kartu yang sama.

Rencanakan Program Loyalitas Pelanggan untuk Bisnis Anda Sekarang

Membuat program loyalitas pelanggan akan memberikan motivasi untuk pelanggan anda agar tetap kembali menggunakan produk atau jasa anda. Lakukan beberapa hal diatas untuk memberikan insentif untuk para pelanggan anda. Hal ini akan penting untuk keberlangsungan bisnis anda. Selain itu, anda juga akan menunjukkan bahwa anda mengapresiasi pelanggan yang telah mempercayakan bisnis anda. Apabila anda mempunyai kebutuhan cetak kartu stempel pelanggan anda, jangan lupa hubungi Gogoprint.